• 10 Pelajar Pilih Mundur

    Pacitan, Madiunonline.com Sedikitnya 10 siswa dipastikan tak punya ijazah SD. Bukan karena nilai ujian nasional (unas) mereka tidak memenuhi standar yang ditetapkan, melainkan lantaran mengundurkan diri.

    Mereka menyatakan mundur alias tidak melanjutkan sekolah dengan sejumlah alasan. Salah satunya, mengikuti orang tuanya bekerja di Sumatera dan Kalimantan. ”Mereka biasanya ikut bekerja.Karena alasan ekonomi, ”Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan Heru Wiwoho, kemarin(19/6).

    Dia menyayangkan langkah siswa tersebut mengundurkan diri. Pasalnya, jika keberatan membayar uang sekolah, siswa bisa dibebaskan dari pembayaran. Di sisi lain, diakuinya kebutuhan orang tua tidak hanya menyekolahkan anaknya, tapi juga kebutuhan makan dan sandang.

    Sementara,hasil unas sendiri akan diumumkan hari ini (20/6). Hingga siang kemarin, lanjut Heru, pihak Dindik masih merekap nilai yang diterima dari Dinas Pendidikan Jatim. Lantas, dikirimkan ke ratusan sekolah penyelenggaran unas.”Saya belum bisa mengatakan (Pacitan) masuk nilai tertinggi se-provinsi atau tidak,”t utur dia saat dihubungi melalui telepon selulernya.

    Pada penyelenggaraan unas tahun ini, kata dia, pihak SD mempunyai kewenangan meluluskan atau tidak meluluskan peserta. Meskipun, proses scoring lembar jawabannya dijalankan di Dinas Pendidikan Jatim di Surabaya. ”Kelulusannya diserahkan sekolah,” ujarnya.


    Share and Enjoy:
    • Twitter
    • RSS
    • Google Bookmarks
    • LinkedIn
    • Facebook
    Print halaman ini Print halaman ini

    Tags: ,
    Statistik iklan: 203 kali total dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar Pembaca



* Madiun Online menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Madiun Online berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.