• Tanah Ambles, Ratusan Warga Pacitan Ngungsi

    Pacitan, Madiunonline.com Sedikitnya 288 warga dusun Sono desa Kalikuning Kecamatan Tulakan kabupaten Pacitan harus mengungsi di beberapa tempat yang sekiranya lebih aman. Pasalnya tanah di tempat tinggal mereka saat ini gerak yang mengakibatkan tanah retak dan ambles. Tak hanya itu, setidaknya 54 rumah warga desa setempat rusak.

    “Sebenarnya kami sudah tahu kejadian ini tiga hari yang lalu. Tapi semakin lama kondisinya semakin parah, kami memilih mengungsi,” jelas Mukri, salah satu warga desa setempat, Senin (3/1).
    Akibatnya, Mukri bersama sang istri dan kedua anaknya itu terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dia was-was jika nekat menempati rumahnya akan terjadi hal yang tak diinginkan. Apalagi kini tembok rumahnya juga mengalami retak yang sangat parah.

    “Tanahnya itu masih terus bergerak, makanya kami takut jika nekat tinggal dirumah. Belum lagi jika malam hari, waktu kami tidur lelap, rumah bisa roboh sewaktu-waktu,” Ujarnya.

    Sementara dari pantauan wartawan ini, lokasi retak dan amblesnya tanah memang cukup banyak. Tak jarang amblesnya tanah itu mencapai kedalaman hingga satu meter. Tak jarang pula warga kesulitan untuk mencari tempat pengungsian. Selain harus memilih tempat yang aman, terkadang mereka juga tak memiliki saudara yang jarak rumahnya berdekatan.

    “Sementara kita masih berkerumun di beberapa tempat yang aman dengan cara berpindah-pindah baik ke musala maupun tempat yang kita anggap aman. Untuk barang bawaan kita angkut dengan gotong royong,” katanya.

    Sementara dari data yang diperoleh di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat terdapat 54 kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak. Sedangkan wilayah yang masuk daerah rawan mencapai 150 hektar.

    “Untuk jumlah pengungsinya kita mencatat ada 288 orang. Yang jelas kita sudah berupaya memberikan pertolongan pertama, salah satunya dengan mengirimkan bahan makanan kepada para pengungsi,” tutur Kepala Dinsosnakertrans Pacitan, Marwan.


    Share and Enjoy:
    • Twitter
    • RSS
    • Google Bookmarks
    • LinkedIn
    • Facebook
    Print halaman ini Print halaman ini

    Tags:
    Statistik iklan: 387 kali total dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar Pembaca



* Madiun Online menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Madiun Online berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.